Jurusan Ilmu Ekonomi

Ekonomi selalu menjadi ilmu yang menarik untuk dikulik. Mengapa? Masalah perekonomian acap kali menjadi perbincangan utama dalam kehidupan kita sehari-hari, baik itu lingkup nasional maupun dunia internasional. Perekonomian dunia yang selalu diwarnai dengan berbagai tantangan membuat perusahaan-perusahaan melirik lulusan dengan pengetahuan ekonomi yang mendalam. Hal ini membuat fakultas ini menjadi serbuan para calon mahasiswa. Terbukti dengan banyaknya pendaftar yang memiliki basic sains (IPA) namun mendaftar di bidang yang memiliki basic sosial ini. Tak heran jika beberapa institut teknologi di Indonesia yang sebelumnya hanya memiliki jurusan IPA, kini juga membuka program Ekonomi. Salah satunya, Institut Teknologi Bandung dengan Program Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Ekonomi merupakan salah satu fakultas yang banyak diminati oleh para alumni SMA jurusan IPA dan IPS. Penyebabnya, di fakultas ini, kamu tidak akan belajar sosial secara penuh namun juga belajar pelajaran eksak seperti matematika. Bahkan untuk akuntansi, kamu harus memiliki kemampuan di bidang matematika yang baik karena akan menghadapi pembukuan dengan penuh hitung-hitungan. Fakultas ini juga mempelajari tentang berbagai pemodelan dan persamaan sosial secara matematis.

Ketika memilih jurusan, pasti kamu akan memperhitungkan prospek ke depan dari jurusan tersebut. Hal ini adalah salah satu yang membuat fakultas ini sangat populer dikalangan pelajar. Jika kalian lihat dari semua perusahaan yang ada saat ini, pasti mayoritas memiliki divisi yang berkaitan dengan bidang ini seperti Marketing, Business Analyst, Keuangan, dan lain-lain. Ini menandakan bahwa Fakultas Ekonomi sangat applicable atau dapat dipakai di perusahaan manapun sehingga kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus semakin besar. Bahkan di era teknologi seperti saat ini, sangat diperlukan untuk digital marketingdengan mengolaborasikan antara ilmu ekonomi dengan teknologi.

Fakutas Ekonomi secara umum dibagi menjadi 2 program studi yaitu Manajemen dan Akuntansi. Dari ketiga program studi tersebut, ada beberapa perbedaan mendasar. Manajemen lebih mempelajari bagaimana mengelola sebuah perusahaan atau institusi dari berbagai aspek yang berhubungan dengan perekonomiannya. Seperti pemasaran, keuangan, operation, dan sumber daya manusia. Manajemen tidak hanya bagaimana mengelola hal-hal yang berkaitan dengan profit atau uang. Termasuk juga hal lainnya seperti mengelola yayasan, pemerintah, atau organisasi kepemudaan. Sedangkan Akuntansi akan lebih belajar tentang pencatatan, auditing, jurnal, dan sistem di dalamnya. Akuntansi sangat berguna dalam perusahaan untuk menentukan strategi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan.

Kembali